Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Varian Omicron Lebih Berbahaya dari Delta? Ini Fakta-faktanya", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20211220/15/1479523/varian-omicron-lebih-berbahaya-dari-delta-ini-fakta-faktanya.
Author: Indra Gunawan
Editor : Edi Suwiknyo
Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
![]() |
| Foto dari : https://www.newslaundry.com/2021/12/02/with-the-omicron-variant-are-we-back-to-square-one |
Perayaan tahun baru di seluruh dunia biasanya megah, meriah, dan penuh keceriaan. Namun berbeda di Indonesia, tahun baru biasanya terdapat fenomena banjir, gempa, dan lain sebagainya. Terbukti pada tahun baru 2022 ini, fenomena kembali terjadi. Yakni wabah corona yang merebak di seluruh dunia. Total 81 juta kasus yang bertambah di seluruh dunia selama 1 bulan terakhir. Sebagian besar kasus tersebut merupakan kasus varian Omicron.
Omicron adalah salah satu dari sekian varian virus SARS-CoV-2 yang muncul di Afrika Selatan pada 24 November 2021 lalu.Mengutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan varian Omicron ini sebagai Varian of Concern (VoC) atau varian yang diperhatikan. Nama "Omicron" diambil dari bahasa Yunani yang artinya "O kecil".
Berdasarkan penelitian WHO, dibandingkan dengan varian Delta, varian Omicron menggandakan dirinya 70 kali lebih cepat di jaringan yang melapisi saluran pernafasan, yang dapat memfasilitasi penyebaran dari orang ke orang.
Sedangkan menurut studi Amerika Serikat, varian Omicron menimbulkan gejala yang lebih ringan dibandingkan Delta, namun untuk tingkat keparahan belum bisa ditentukan. Secara rasio, jumlah infeksi dan jumlah pasien rawat inap akibat Omicron nampaknya lebih sedikit dari Delta, hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya tingkat vaksinasi di beberapa negara.
Setelah muncul di Afrika Selatan, Omicron sudah menyebar di 132 negara termasuk Indonesia dengan pasien pertama "N", seorang petugas kebersihan di RS Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif Omicron pada 16 Desember 2021. Terkini, sampai 30 Januari 2022, terdapat 2.156 kasus Omicron di Indonesia, bertambah 299 kasus dari hari sebelumnya.
Mayoritas kasus Omicron di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan internasional, terutama perjalanan dari Turki dan Arab Saudi yang bepergian melalui udara. Oleh karena itu, pemerintah akan meningkatkan pintu masuk negara, khususnya di perbatasan darat dan laut dimana positivity rate di pintu masuk darat dan laut 10 kali lebih tinggi daripada di udara. Pembatasan mobilitas juga berlaku di Italia dan negara tetangga Malaysia dengan adanya larangan penerbangan ke tujuh negara di Afrika. Ketujuh negara tersebut yakni Eswatini, Lesotho, Botswana, Mozambik, Zimbabwe, Namibia, dan Afrika Selatan.
Lonjakan kasus Omicron ini sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta mengikuti program vaksinasi yang dapat membantu antibodi kita. Pemerintah juga harus membantu pencegahan ini, salah satunya dengan menutup sekolah sementara. Namun, hal ini malah tidak terjadi dan sekolah tetap dibiarkan buka. Selain itu, pemerintah juga belum menerapkan larangan bepergian ke wilayah atau negara yang rawan. Menurut saya, strategi pemerintah sedikit terlambat dalam menngani Omicron, dan hasilnya lonjakan kasus terjadi di tahun baru ini.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20211127200041-4-294918/geger-omicron-negara-ini-batasi-penerbangan-dari-afrika, https://www.kompas.com/sains/read/2021/12/30/190100423/kasus-omicron-di-indonesia-mayoritas-berasal-dari-turki-apa-penyebabnya-?page=all, https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/01/30/update-omicron--total-di-indonesia-ada-2156-kasus-minggu-30-januari-2022, https://www.euro.who.int/en/media-centre/sections/statements/2022/statement-update-on-covid-19-omicron-wave-threatening-to-overcome-health-workforce, https://indonesiabaik.id/infografis/mengenal-hubungan-covid-19-dan-sars-cov-2, 20220127/0839222/antisipasi-gelombang-ketiga-kenali-ciri-dan-cara-mencegah-penularan-omicron/
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Varian Omicron Lebih Berbahaya dari Delta? Ini Fakta-faktanya", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20211220/15/1479523/varian-omicron-lebih-berbahaya-dari-delta-ini-fakta-faktanya.
Author: Indra Gunawan
Editor : Edi Suwiknyo
Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Baca artikel detiknews, "Apa Itu Omicron? Ini Asal Nama Varian Baru Covid yang Kini Ada di RI" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5858158/apa-itu-omicron-ini-asal-nama-varian-baru-covid-yang-kini-ada-di-ri.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Baca artikel detiknews, "Apa Itu Omicron? Ini Asal Nama Varian Baru Covid yang Kini Ada di RI" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-5858158/apa-itu-omicron-ini-asal-nama-varian-baru-covid-yang-kini-ada-di-ri.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Komentar
Posting Komentar